Kunjungan ke Dieng

Kegiatan Outdoor Activity tahun ini dilakasanakan di Dieng Plateu. Outdoor Activity tahun ini berbeda dengan sebelumnya, karena outdoor sekarang lebih bersifat kunjungan ilmiah, dan mengenali potensi yang ada di daerah sekitar.

Outdoor ke Dieng diikuti oleh sekitar 192 siswa, dan beberapa guru. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 4 Maret 2013. Keberangkatan dilaksanakan pukul 07.30 dan tiba di tempat tujuan pukul 10.00. Kunjungan pertama yaitu PT. Geo Dipa Energi. Sebelum pengamatan, diadakan upacara pembukaan dan pengarahan yang dipimpin oleh Bpk. Doko Harwanto selaku kepala sekolah, sedangkan dari pihak PT. Geo Dipa Energi diwakili dari bagian Humas. Setelah pengarahan, siswa diajak berkeliling mengamati sumur yang digunakan untuk eksplorasi panas bumi. Di sana dijelaskan proses eksplorasi panas bumi hingga menjadi tenaga listriki. Prosesnya dari sumur lalu ke tabung pemisah uap dan air. Di dalam tabung pemisah atau separator uap dan air dipisahkan, uap menuju turbin unutk dijalankan ke generator dan generator menghasilkan listrik. Sedangkan air yang sudah dipisah tadi di olah dan di tampung di kolam. Sumur yang ada di PT. Geo Dipa Energi memiliki kedalaman yang berbeda-beda kira-kira dari 1500 m sampai 3000 m.

Kunjungan selanjutnya menuju Kompleks Candi Arjuna. Di Dieng terdapat berbagai candi, diantaranya Candi Arjuna, Srikandhi, Puntadewa, Bima dan Dwarawati lain-lain. Lalu objek selanjutnya adalah Museum Kaliasa. Di dalam museum terdapat berbagai macam arca, prasasti peninggalan budaya Hindu dan kesenian serta keadaan penduduk yang ada di kawasan Dieng. Di sana juga ada sebuah film yang menceritakan keadaan Dieng.

Objek selanjutnya mengunjungi Teater Dieng. Di dalam film kami melihat kenampakan alam yang ada di alam Dieng dan diperlihatkan peristiwa yang dulu dialami daerah Dieng, seperti kejadian di Kawah Sinila yang meletus dan mengeluarkan racun yang membuat gempa dan warga sekitar meninggal kurang lebih 150 orang. Setelah melihat film, kami beranjak menuruni tangga dan sampai di kawasan Telaga Warna. Di Telaga warna suasana sangat sepi karena hari menjelang sore. Setelah berkeliling telaga, rombongan pergi ke tempat oleh-oleh khas Dieng. Di sana terdapat berbagai macam olahan makanan khas Dieng, seperti manisan carica, keripik jamur, buah, kentang, dan lain-lain.

Akhirnya sekitar pukul 05.00 rombongan pulang ke Banjarnegara. Perjalanan sangat melelahkan dan menguras banyak tenaga, tetapi perjalanan ini sangat menyenangkan, karena banyak ilmu pengetahuan yang baru yang belum pernah di ketahui dari Dieng.

Advertisements

Trias UKS

Trias UKS

1. Pendidikan Kesehatan ( Health Education )

Penyelanggaraan pendidikan kesehatan yang meliputi  aspek :

  • Meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan untuk berperilaku hidup sehat
  • Penanaman perilaku/ kebiasaan hidup sehat  dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar.

Upaya :

  • Mendatangkan tim penyuluh kesehatan dari DKK/ Puskesmas ke sekolah bagi guru / karyawan dan siswa, mengintegrasikan mapel  dengan  materi  kesehatan, mengoptimalkan mapel  Penjasorkes dalam penanaman  perilaku hidup sehat, menyiapkan media kesehatan  seperti poster, Leaflet. Medi KIE

2. Pelayanan Kesehatan di Sekolah ( Health Services in School )
Continue reading

Keramik

 photo Keramik_zps166f12b0.png

Pusat dari Kerajinan Keramik berada di desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, sebelah timur Kecamatan Susukan. Daerah Purwareja Klampok memang sejak dahulu telah dikenal sebagai sentra produksi keramik yang berkualitas. Dibandingkan jenis keramik lainnya, keramik Klampok memiliki daya tahan yang lebih tinggi atau tidak mudah rapuh karena para pengrajinnya menggunakan bahan baku tanah liat dengan kualitas yang baik. Motif-motifnya pun cukup beragam dan indah, bahkan karena keindahan dan keunikannya. Kerajinan keramik Klampok tidak hanya dikenal di dalam negeri, bahkan sampai ke luar negeri. Industri Keramik ini memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya dikenal luas.

SMPN 2 Banjarnegar Sekolah Konservasi

 photo IMG_1662_zps1de22eb9.jpg

Apa itu Sekolah Konservasi? Untungnya kami masih sempat mewawancarai beliau saat beliau menyempatkan waktu mengunjungi ESPHERO, sekolah kita tercinta.

Menurut Pak Haryono yang biasa dipanggil Pak Har, sekolah Konservasi mempunyai banyak pengertian. Yang pertama yaitu “Melestarikan”. Yang dimaksud melestarikan disini adalah melestarikan lingkungan, dengan menanam tanaman.

Continue reading

Pemenang Green School Award 2012

 

Pada bulan Maret 2012 SMPN 2 BANJARNEGARA mengikuti lomba Green School yang diadakan oleh UNNES dalam rangka UNNES GREEN SCHOOL AWARD 2012. Berkat bimbingan dari Bp.Haryono, S.Pd sekolah kita mendapatkan peringkat 2 tingkat SMP/sederajat se-Jawa Tengah. Sebagai bukti penghargaan, UNNES memberikan Sertifikat kepada SMPN 2 Banjarnegara yang dikeluarkan di Semarang, 28 Maret 2012 oleh Bp.Sudijono Sastromodjo. Penghargaan ini diperoleh berkat perjuangan seluruh warga  SMPN 2 Banjarnegara yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan lomba. Kini SMPN 2 Banjarnegara telah menjadi sekolah Green School yang hijau, bersih, dan nyaman.