SMPN 2 Banjarnegar Sekolah Konservasi

 photo IMG_1662_zps1de22eb9.jpg

Apa itu Sekolah Konservasi? Untungnya kami masih sempat mewawancarai beliau saat beliau menyempatkan waktu mengunjungi ESPHERO, sekolah kita tercinta.

Menurut Pak Haryono yang biasa dipanggil Pak Har, sekolah Konservasi mempunyai banyak pengertian. Yang pertama yaitu “Melestarikan”. Yang dimaksud melestarikan disini adalah melestarikan lingkungan, dengan menanam tanaman.

Yang kedua, yaitu “Membudidayakan”. Membudidayakan tanaman langka dan tanaman-tanaman guna melengkapi kebun Biologi sebagai sarana pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Banjarnegara. Dalam hal ini, Pak Har memilih tanaman Mundu, Bisball, Zodiac, dan tanaman-tanaman lainnya.

Tujuan dari program ini adalah menurunkan efek pemanasan global, meningkatkan keanekaragaman hayati dan memberi kesadaran warga sekolah untuk peduli lingkungan.

Usaha yang dilakukan Pak Har diantaranya melakukan  koordinasi dengan lembaga terkait, antara lain ; Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Perhutanan, PT Indonesia Power dan Dinas Perkebunan yang berencana memberikan dana dukungan sebesar Rp. 50.000.000 dan memberikan bantuan bibit-bibit tanaman seperti Cemara dan Kayu Putih.

Usaha yang kedua, yaitu membuat program kebun bibit sekolah, yang rencananya tim konservasi Esphero akan menanam pohon Albasia dan Jati untuk ditanam di daerah binaan Esphero, yaitu : Cendana, Telagawera, Ampelsari, dan Sokayasa yang mayoritas tanahnya masih kosong dan belum terpakai, juga menanam pohon Trembesi disepanjang jalan raya Kabupaten Banjarnegara. Yang ketiga, mencari sumber dana di luar sekolah dengan lembaga-lembaga terkait yang telah di sebutkan di atas.

Sekolah konservasi tentunya memiliki manfaat dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang. Dalam jangka pedeknya, siswa-siswi ESPHERO masih tetap memiliki rasa keperduian terhadap lingkungan. Sementara jangka panjangnya, meningkatkan perekonomian di daerah binaan Esphero dengan menanam pohon-pohon yang produktif ( Albasia dan Jati) yang dapat dijual. Yang kedua, mengurangi pemanasan global juga dapat dijadikan persiapan lomba Green School, Se    Pak Har tentunya memiliki alasan dalam menjadikan ESPHERO sebagai sekolah konservasi. “Pertama, lahan di ESPHERO maupun lahan di daerah binaan cukup memadai untuk ditanami. Kedua, ESPHERO sudah terbiasa dengan berbagai kegiatan lingkungan, seperti Sekolah Sehat Nasional (SSN), Sekolah Adiwiyata, dll. Yang ketiga, ESPHERO ingin mencari sesuatu yang unik dan tidak dimiliki oleh sekolah lain. Karena sekolah konservasi melingkup Sekolah Adiwiyata, Sekolah Sehat, Green School, dan berbagai bidang lain. Sekolah konservasi juga akan menjadi ciri khas tersendiri bagi EPHERO”, kata beliau.

Rencana kedepannya,  ESPHERO akan memiliki banyak koleksi tumbuhan langka dan tumbuhan untuk melengkapi kebun biologi. Selanjutnya, ESPHERO akan memiliki kebun kupu-kupu yang dapat membantu penyerbukan tanaman sehingga dapat meningkatkan keanekaragaman plasma nutfah. ESPHERO juga akan memperbanyak dan memperluas daerah binaan.

Dalam rencananya, Pak Har juga akan membuat kebun kupu-kupu di belakang loka karya (GOR ESPHERO). Wah………. Good Luck ya Pak Har……………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s